"This Is Jurnalime Dakwah"
Mahasiswa
Uin Sunan Gunung Djati Bandung, Fakultas Dakwah dan Jurnalistik dalam mata
kuliah terdapat pelajaran tentang Jurnalisme Dakwah . Apa itu Jurnalisme Dakwah
? adalah ilmu, teknik, dan proses peliputan dan pelaporan peristiwa aktual,
penting, dan menarik melalui media massa. Asal kata jurnalistik adalah
“jurnal”, artinya laporan. Jurnalistik secara praktis adalah Definisi pemberitaan atau kewartawanan.
Dapat disimpulkan, jurnalistik
dakwah adalah proses peliputan dan pelaporan peristiwa yang
mengandung pesan dakwah berupa ajakan ke jalan Allah SWT, yakni mengimani dan
mengamalkan syariat Islam.
Setiap berita, artikel
opini, ataupun feature yang mengandung seruan secara langsung dan tidak
langsung, tersurat ataupun tersurat, untuk beriman, berbuat baik (beramal
saleh), dan bertakwa kepada Allah SWT masuk dalam kategori jurnalistik dakwah.
Berita, artikel, feature, pun program radio dan televisi yang
mengekspos tentang keindahan dan kebenaran Islam juga termasuk dalam
jurnalistik dakwah. Demikian pula peliputan atau pemberitaan positif tentang
Islam dan kaum Muslim termasuk jurnalistik dakwah.
Dalam konteks Islam,
crusade journalism adalah jurnalistik dakwah, yakni jurnalisme yang membela,
menyebarkan, dan memperjuangkan tegaknya nilai-nilai Islam serta berpihak
kepada kepentingan kaum Muslim.
Jurnalistik Dakwah dapat juga dimaknai sebagai “proses pemberitaan
atau pelaporan tentang berbagai hal yang sarat dengan muatan dan sosialisasi
nilai- nilai Islam”.
Menurut saya, Jurnalisme Dakwah
termasuk dalam ranah Kitabah (tulis menulis) karena kajian nya di kompromikan dalam tulisan. Tapi media yang
di pakai dalam jurnalisme dakwah itu bisa bermacam-macam. Sebagian dai
(komunikator) lebih senang menggunakan media oral sebagai cara untuk berdakwah,
tetapi sebagian yang lain lebih suka
berdakwah melalui tulisan.
Mengenai urgensi tentang Jurnalisme Dakwah bagi saya
sangatlah penting karena pemahaman penulisan, dari model editorial,
news, features, artikel, teknik wawancara, penulusuran isu melalui ragam macam
teknik jurnalistik, Demikian pula dalam pembangunan di bidang
sosial-budaya, atau bentuk-bentuk kehidupan di dalam masyarakat, pers melalui
karya-karya jurnalistik nan disajikannya mempunyai fungsi dan peranan nan besar
dalam menciptakan suatu sikap pembaharuan dalam konduite dan tatanan sosial
serta sikap budaya masyarakat.
Selain
mengenai tentang urgensi, kita juga banyak mempelajari materi-materi yang
membuat mahasiswa ini menjadi aktif dan bekerja cerdas. Diantaranya kita
seperti memberikan opini kepada sebuah berita, nah di sisi itu kita diajarkan
bagaimana membuat opini yang baik dan benar, bejar membuat contoh
reportase,feature,dan berita yang menarik perhatian banyak orang. Beberapa yang
lalu kitapun membuat cerpen yang bertemakan “ Masjid ” dan diterbitkan dalam
bentuk buku, bahkan kitapun membuat video dakwah islam yang di posting melalui
instagram.

Komentar
Posting Komentar